15 January 2012

Penghargaan Lebih Kepada Orang Pintar

Mengenang Masa Muda Part 2


Bukan rahasia lagi bila banyak orang-orang pintar bangsa Indonesia hijrah ke luar negri hanya karena mencari kehidupan yang lebih sejahtera dan penghargaan yang lebih baik atas prestasi yang telah diraih.
Hal ini saya lihat dan pahami sendiri ketika di tahun 2009 lulus seleksi Kunjungan Mahasiswa Berprestasi ke Malaysia dari Fakultas Teknik USU. Saat itu 12 Mahasiswa diberangkatkan untuk tujuan suci,hehhe...(becanda gan). Tujuan kunjungan tersebut untuk menjalin silaturrahmi dengan akademisi disana dan membuka peluang beasiswa S2 dan S3.

Ketika beberapa hari disana, sungguh sangat MIRIS banyak sekali pengajar dan orang-orang pintar lainnya yang berasal dari Indonesia. Saya sendiri cukup kaget dengan keberadaan warga kita tersebut.

Pemandangan yang tidak asing, bila kita berkunjung ke universitas-universitas terbaik di malaysia akan ditemukan asisten laboratorium,asisten dosen bahkan dosen asal Indonesia yang berada disana. Beberapa orang yang saya ajak diskusi saat itu rata-rata memiliki alasan yang sama seperti yang telah saya sebutkan di atas.

"Perbedaan pendapatan yang cukup signifikan menjadi alasan yang paling mendasar dalam mengajar bila dibandingkan antara negri jiran tersebut dengan negri kita"

Kisah tersebut hanyalah salah satu contoh yang sering terjadi di sekitar kita. Penghargaan lebih kepada orang pintar masih saja belum maksimal dilakukan oleh Pemerintah. Sungguh sangat disayangkan bila satu persatu generasi penerus bangsa ini meninggalkan tanah airnya. Saya sendiri yakin bangsa ini memiliki generasi yang tidak kalah pintar dan handal

dengan negara luar.

Mari kita renungkan bersama dan segera menyadarkan Para Petinggi yang ada di sekitar kita betapa pentingnya menjaga aset "Generasi Penerus" yang masih setia untuk membangun bangsa ini :)


NB : "Yah..Wajar saja tertarik dengan rumput tetangga yang lebih hijau bila rumput di rumah sendiri tidak dirawat dengan baik"